AESEN-TV.COM, PANDEGLANG – Dalam Pelaksanaan Program Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air ,Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau ,Ciujung Cidurian ,Satuan Kerja Oprasi dan Pemeliharaan Sumber Air,yang di dapatkan di Wilayah Kelompok Tani- Desa Sindangkarya Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten di Duga kurang pengawasan dan lambat kirim bahan matrial.

 

Hasil pantauan awak media di lokasi dan sesuai papan informasi (PIP ) dilapangan tertera kegiatan peningkatan dan rehabilitasi jaringan tersier di kabupaten Pandeglang ,Lokasi 6. Dengan nama D.I. Cigodes lokasi kegiatan di desa sindangkarya – Menes – pandeglang dengan nilai Rp.137.302.000.-(Seratus Tiga Puluh Tujuh Juta,Tiga Ratus Dua Ribu Rupiah ) Waktu pelaksanaan 60 Hari kalender ,Tanggal Anggaran Tahun 2025. Kegiatan Inpres No.2 Tahap 2 Tahun 2025 di Laksanakan secara Swakelola Tipe 1 dan Tidak boleh di Kotrakwilkan .

 

Dalam hal ini dikeluhkan warga dan ketua kelompok tani yang mengerjakan ,Omang ” di tempat kediaman nya mengatakan ,dalam program ini betul kita yang mengerjakan dari anggouta kelompok tani dan saya ketuanya yang baru namun dari program balai ini kami hanya sebagai pekerja dengan upah di bayar Rp. 65.000 per meter kubik lari di X P.300 m3 janjinya dan pekerjaan ini sudah berjalan 1 Minggu lebih dan kami tidak pegang anggaran seperti yang tertera di papan informasi ucapnya.

 

Namun itu pun dalam pelaksanaan nya terhambat bahan material yang lambat dikirim jadi banyak libur waktu kami banyak terbuang untuk pekerjaan yang lain seperti nyawah atau ber kebun ucapnya .

 

Dikomentari juga oleh pihak lembaga dan sekaligus konsultan ,Iping Sarpin” Ini kerjaan kurang pengawasan dan jelas di duga asal jadi terlihat dari hasil pekerjaan nya pun di duga tidak ada galian pondasi sehingga akan ambrol dan ketika air jalan menimbulkan lobang -lobang imbas tidak adanya terpasang batu dasar adukan untuk pondasi di bawah batu yang terpasang.

 

Harapan dengan apa yang kita lihat kepada pihak balai dan dinas yang terkait agar turun kelokasi dan selain itu untuk bahan material yang di butuh kan kelompok tani supaya di per lancar sehingga hasilnya pun tidak di keluhkan warga tani agar cepat terselesaikan tutupnya.Iping Sarpin”

 

Awak media dengan menerbitkan pemberitaan ini belum mendapatkan hak jawab nya dari pihak dinas terkait.

Baca Juga

 

Reporter : Ab-Tim